Jumat, 08 Mei 2015

Interview dengan karyawan



Saya melakukan sebuah wawancara kecil dengan salah satu karyawan di UNJ. Saat itu tanggal 7 May 2015 kondisi hari sudah malam sehingga saya jadi agak kesusahan mencari seorang narasumber untuk dimintai tanya dan setelah saya berkeliling UNJ untuk mencari karyawan untuk narasumber akhirnya setelah sekian lama mencari saya melihat 2 orang karyawan di pintu parkir dan sudah tertebak apa pekerjaan orang itu didalam benak saya “ Pasti dia Petugas Parkir dan salah satu karyawan UNJ karena mereka memakai baju karyawan ” Saya langsung menghampiri orang itu, dari jauh tidak begitu terlihat bagaimana rupa mereka tetapi begitu mendekat saya bisa melihat 2 orang. Orang pertama adalah seorang yang sudah terlihat cukup tua saya menebak umurnya sekitar 30 tahun dan seorang yang masih terlihat muda yang saya perkirakan umurnya sekitar 25 tahun. Mula mula saya bertanya kepada karyawan yang terlihat lebih tua saya fikir dia mau diajak bekerja sama karena sepertinya dia sudah lama bekerja di UNJ tetapi walaupun saya bilang hal ini adalah untuk penugasan tetapi beliau masih tidak mau untuk diajak melakukan interview dan beliau malah merekomendasikan orang yang terlihat lebih muda dan karena hari sudah sangat larut malam dan sangat sulit untuk mencari karyawan yang masih ada di area sekitar kampus maka kami menyetujui usul dari bapak yang terlihat lebih tua itu. “ Saya tidak perlu membuang waktu lagi dan langsung saja bertanya kepada bapak ini ” pikir dalam hati saya. Sebagai permulaan saya bertanya nama dari bapak yang terlihat lebih muda itu tentang identitas diri, tentunya pertama saya bertanya nama. Namanya adalah  Bapak Billy dan saat ini dia masih berumur berumur 22 tahun ternyata lebih muda dari perkiraan saya yang 25 tahun itu. Alamat rumah beliau ada di daerah sekitar  Percetakan negara. Pekerjaan Beliau saat ini adalah seorang penjaga kasir parkir niaga di UNJ beliau ternyata telah cukup lama bekerja sebagai Penjaga parkir Niaga Di UNJ yaitu sekitar 1  tahun 4 bulan. Saya bertanya pendapatnya mengenai UNJ selama dia bekerja. Awalnya dia bingung begitu ditanya mengenai UNJ akhirnya saya permudah dengan memberi pertanyaan di ruang lingkup pekerjaannya saja yaitu pendapat dia mengenai UNJ selama dia bekerja sebagai karyawan di UNJ dan Menurut beliau di  UNJ ada banyak sekali hal yang menyenangkan tetapi juga banyak hal yang menyusahkannya sebagai salah satu karyawan dia memberi contoh bahwa selama dia bekerja dia mengeluhkan tentang masalah parkir dan juga jam pulang mahasiswa yang biasanya berbarengan sehingga terkadang mahasiswa banyak yang tidak sabar sehingga sulit untuk diatur. Begitu mendengar keluhan tentang ini sebenarnya Saya juga merasakan sendiri keluhan dari bapak Billy. biasanya sekitar pukul 5 sore banyak sekali mahasiswa yang memakai kendaraaan khususnya motor tidak sabar untuk keluar bahkan bukan hanya tidak sabar untuk keluar, raut wajah mereka juga menunjukan bahwa mereka tidak suka menunggu terlalu lama. Kita anggap jika seorang harus menyerahkan tiket dan uang yang biasanya tidak pas karena tarif parkir di UNJ adalah Rp.1.500 biasanya mahasiswa menggunakan uang Rp.2.000 berarti jauh lebih memakan waktu sekitar 1-3 detik untuk memberi uang kembaliandan beberapa mahasiswa tidak suka berlama lama walaupun ditegaskan bahwa tidak semua mahasiswa seperti itu. Ini adalah masalah yang menarik karena memang benar beberapa mahasiswa tidak sabar dan seharusnya sebagai sesama manusia kita harus saling menghargai orang yang ingin keluar dan juga jangan bersikap egois kalau disuruh memilih karyawan juga tidak mau bekerja dibawah tekanan seperti itu jika kalau bukan untuk bertahan hidup kita sebagai sesama manusia setidaknya ringankanlah beban mereka itu pikir saya. Dan jika menyangkut masalah isu yang ada di kampus sayang sekali Bapak Billy tidak tahu menahu isu isu tentang masalah yang ada di kampus saat ini beliau menuturkan permohonan maafnya. Akhirnya saya mengerti setelah mewawancarai Bapak Billy bahwa tidak semua anggota masyarakat UNJ mengetahui isu isu tentang UNJ. Beberapa dari mereka menganggap pekerjaan mereka lebih penting dan mereka sudah disibukan dengan tuntutan pekerjaan mereka sebagai karyawan. Saya sebagai penulis juga menuturkan maaf karena tidak mencari narasumber yang lebih baik lagi tetapi walaupun beliau tidak mengetahui isu sekalipun keluh kesahnya sebagai salah satu karyawan telah membuka mata saya untuk setidaknya meringankan tugas orang lain.

PAM UNJ_Kelompok 6_Muhammad Haikal faturachman

Kamis, 15 Desember 2011

Penyesalan

 
Kita Seringkali menyesali apa yang terjadi pada hidup kita.. Jangan mengelak jika kita tak pernah menyesali sesuatu karena sayapun pernah menyesali segala sesuatu yang terjadi pada diri saya.. Yang paling banyak bagi saya (Pribadi) Adalah Kegagalan. Ya Karena Gagal Saya terus menerus menyesal.. Tetapi Saya terus berfikir buat apa menyesali Sesuatu yang saya Gagal kerjakan? Tetapi saya juga berfikir Apakah Saya Bisa Mengembalikan Semua menjadi lebih baik? Saya Agak Ragu disitu.. Karena Selama ini saya Hanya Terpaku pada kata-kata ''Buat apa Menyesali sesuatu yang gagal kita kerjakan'' Tanpa berfikir bisa mengembalikan semua menjadi lebih baik.. Ternyata saya sadar ketika menonton Sinetron (Gak Sengaja..) Ternyata kekasih yang berselingkuh saja Bisa Pacaran lagi.. Dan lebih Parahnya Mereka malah sampe keduanya Nikah.. Lagi.. Kurang aneh Apa Coba? (Lah kok Tau jalan Ceritanya?) Nah dari situ saya berfikir pada diri saya sendiri.. Apakah Saya bisa memperbaiki kegagalan Saya? Padahal waktu tak bisa diputar bukan? nah Ketika berfikir seperti itu saya langsung dapat kesimpulan:
1) Jika Hanya terjadi sekali. Teruskanlah apa yang Kita Gagal lakukan itu.
2)Jika Masih Bisa Diperbaiki, Perbaikilah Secepatnya karena waktu terus berjalan.
3)Jika Orang yang bersangkutan (entah Bos,Teman,DSB) Bilang tak bisa diperaiki lagi. Buktikanlah itu bisa diperbaiki

Saya akan Bahas poin 1: Jika Itu sesuatu yang Hanya terjadi sekali Contoh Ujian Nasional. Teruskanlah.. Misal Dari Smp menuju Sma. Di Smp Nilau Ujian Nasional Jelek. Maka Perbaikilah Di Ujian Nasional Sma.

Lalu poin 2: Maksudnya adalah jika kita masih bisa memperbaiki. Perbaikilah.. Misal Jika Terlambat Sekali lagi kamu akan Dipecat!!. Wow Siapa yang gak kaget? Maka, Usahakan jangan sampai Terlambat lagi. Jika Tidak. Tahu sendiri akibatnya!1

Poin Terakhir. 3: Misalnya (Dari Sinetron aja Ya..) Sang Lelaki Berselingkuh dan ketahuan Si Wanita. Dan si Wanita bilang ''Sudahlah.. Kita PUTUS.. gak ada yang perlu kita omongin semua udah terjadi kita gak bisa bersama-sama lagi untuk selamanya'' Begitulah Perkataan Si wanita. Tetapi ternyata si Cowok Terus Berusaha.. Dia Sampe hujan-hujanan Di Depan Rumah Si Cewek. Dan melakukan Segala macam Cara untuk memperbaiki hubungan itu Alhasil.. Si Cewekpun mau nikah sama si Cowok..

Nah, Ibaratnya Ketika Kita Gagal Dunia seakan memusuhi kita, Tetapi Begitu Berhasil Dunia seakan adalah Sahabat kita.. Karena Dunia hanya mau bersahabat Pada Orang yang mau Berusaha,Dan,Bisa Bangkit Dari keterpurukan..

Rabu, 26 Oktober 2011

berterus terang

Kita seringkali bingung apa yang harus kita perbuat untuk menutupi sebuah kesalahan kita.. Bukanakah begitu? Ya.. Saya juga tidak begitu mengerti apa yang terjadi apa mereka takut dimarahi atau takut apalah.. Yang jelas orang yang berbuat salah itu pasti takut. Tetapi faktanya terlalu banyak orang yang berusaha menutupi kesalahannya. Padahal jika kesalahan itu kita akui itu akan lebih baik percayalah! Saya ambil contoh keseharian: Ody adalah orang yang jujur dia jarang berbohong, Sampai suatu ketika. Dia meminjam hand phone temannya bernama shila tetapi begitu shila pergi sebentar mau ke toilet dia Tak sengaja membanting hand phone shila. Jelas Ody bingung Mau bilang apa dia? Malah Hpnya Iphone 4s lagi..? Tetapi secara kebetulan ada sinta sedang berjalan. Sinta adalah orang yang tak begitu dekat dengan shila. Nah disini ody menaruh Hp Shila di tanah. Tanpa sengaja shinta melihatnya. Begitu Sinta mau samperin ody, dia sudah pergi lalu sinta mengambil hp shila dan disaat itu pula shila datang.. Shila menuduh sinta yang merusak Hpnya.. Karena Ternyata ody menyusul shila di toilet dan memberitahu bahwa hpnya ada di sinta. Lalu mereka debat hingga ody kembali datang. Lalu Sinta mendesak ody menceritakan semuanya. Tetapi ody bilang ''tak tahu'' disinilah datang Kiki Yang tak sengaja melihat ody membanting hp shila walau tak disengaja juga.. Kebetulan kiki juga teman baik shila. disinilah akhirnya ody mengaku kesalahannya. Dan dia sudah tak dipercaya oleh shila lagi.

Siapa yang bisa mengira jika Ody terus terang?
Jelas Shila akan marah juga. Atau mungkin TIDAK.
Disini jelas bahwa berterus terang memiliki 2 kemungkinan dimaafkan atau tak dimaafkan.
Siapapun pasti malu jika mengakui kesalahannya Tapi Yakinlah Bahwa Anda akan terlihat Gagah Jika bisa meelakaukan itu. ''Jika ingin menjadi hebat lakukan apa yang orang lain tak bisa'' Karena banyak orang yang tak bisa terus terang. Jadi Saya Hanya menyarankan lebih baik terus terang. Walau mengandung resiko. Karena bukankah Semua yang ada di dunia ini mengandung resiko? jadi buat apa kita lari dari kesalahan?

JADILAH ORANG GAGAH, ORANG YANG TAKKAN TERGOYAHKAN.
Dengan Prinsip Anda pasti Bisa!

Rabu, 24 Agustus 2011

Keberhasilan

Kali ini saya akan berbicara tentang keberhasilan.. Karena keberhasilan itu menyenangkan sampai-sampai kita sering lupa diri dengan anugrah keberhasilan itu.. Kita memang mendapatkan keberhasilan karena kerja keras. Tapi ingat yang menentukan adalah tuhan. Itu sudah umum kan?


Ok, langsung ke topic:
Saya punya prinsip jika kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda berarti, Keberhasilan adalah kegagalan yang tertunda. Bukan begitu? Karena hidup itu berputar, kadang kita diatas, kadang kita dibawah. Maka dari itu sampai banyak orang bilang ''Keberhasilan adalah guru yang buruk'' Mengapa? Karena dengan berhasil kita pasti merasa sudah menjadi yang terbaik atau setidaknya menjadi pemenang bukan pecundang... Ya.. Memang mengesankan ketika kita berhasil ada rasa kebanggaan tersendiri tapi.. Pernah gak kalian merasa kalau ketika kita berhasil ada sedikit rasa arogan? jangan membohongi diri sendiri. Karena sifat arogan pasti ada dalam diri manusia biasa dan tak mungkin bisa hilang setidaknya berkurang kesombongannya. maka dari itu kita jangan fokus untuk menghilangkan karena itu sudah sifat hakiki manusia, karena manusia adalah tempat berbuat salah..
kita akan fokus bagaimana cara meminimalisir kesombongan ketika kita berhasil. ya saya punya 5 tips:


1)Gunakan sifat Yang haikiki juga dalam diri manusia seperti ''Manusia takkan pernah puas''
2)Jangan hanya melihat kompetisi dalam skala pendek,lihat dari skala besar
3)Gunakan Prinsip ''Manusia butuh belajar''
4)Jangan anggap keberhasilanmu adalah keberhasilan murnimu sendiri.
5)Pandanglah yang berada di peringkat bawah

kererangan
Tips 1:Manusia takkan pernah puas, jika kita puas sekarang maka jatuhlah kita,karena manusia yang kompetitif bahkan yang biasa saja pasti ada rasa yang takkan terpuaskan. jika kita cepat puas maka peluang untuk lebih berhasil akan menipis, tapi. ada batasnya juga jangan sampai memakai cara yang tidak sportif dalam bersaing

Tips 2:Misalnya kita bersaing dalam olimpiade, yang kita lihat pasti lawan-lawan yang sedang kita lawan bukan? jika kita menang otomatis ada rasa sedikit arogan. Tapi saran saya ketika sudah menang pandanglah lawan yang lebih berat lagi.. Misalnya lawan kamu ditingkat kota,lihatlah antar negara. pasti banyak yang lebih kuat dari anda, dengan begitu anda akan terus berusaha,dan,perlahan rasa arogan anda pasti berkurang,apalagi jika kita melihat orang yang kita anggap hebat itu dalam pertandingannya.

Tips 3: Manusia butuh belajar, Pada dasarnya belajar memakai prinsip mencoba.. Dengan mencoba kita akan tahu sebuah kebenaran. Dan jika kita terus belajar otomatis kita berjuang untuk tidak tertinggal orang lain, ditengah persaingan yang semakin kompetitif ini.

Tips 4: Seperti yang disinggung diawal, jika anda menganggap keberhasilan anda murni dan tidak ada campur tangan apapu dalam kemenangan anda. maka anda salah besar! Ingat Masih Ada Tuhan.. Dia yang menentukan nasib seseorang, walaupun nasib dapat diubah tapi tetap saja Tuhanlah yang menghendaki sesuatu. dan mungkin ketika anda menang suatu kompetisi anda sering melupakan seorang GURU. karena Gurulah bisa ada profesi yang lain. tapi kita sering melupakan Keterlibatan guru dalam keberhasilan kita.

Tips 5:Pandanglah yang berada di peringkat bawah berarti andan melihat juga orang yang lebih lemah dari anda, Saya pernah memposting tentang berbahayanya sesuatu yang kecil bukan? Justru karena kecil kita harus berhati-hati,untuk ini anda bisa baca sendiri di postingan saya yang lalu-lalu tentang bahayanya sesuatu yang kecil.

Semoga cara ini berhasil,Ya maklumlah saya masih seorang pelajar jadi tidak lebih bagus jika dibanding dengan motivasi yang memang dibuat oleh ahlinya.. Semoga tips ini berguna

Senin, 15 Agustus 2011

Kegagalan



Ada banyak yang bilang bahwa kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda, Yaaa Itu benar... Karena itu kita sebagai manusia pasti pernah gagal bukan? apa yang anda rasakan saat itu? Sakit hatikah? atau Sebel? atau rasa sakit yang lain?.. Itu manusiawi kok.. namanya juga manusia pasti sedih jika tak mencapai tujuan yang diinginkannya. Maka dari itu saya disini akan memberitahu tentang kegagalan.. Kita sering mengutuk-ngutuk kegagalan makanya kita tak mendapat apapun dari kegagalan padahal kegagalan menyimpan banyak pelajaran/Hikmah yang bisa diambil. Saya beri cerita: Budi sangat senang matematika, dia sering mendapat nilai 100 di mata pelajaran tersebut. ternyata dia ditunjuk untuk kompetisi matematika antar sekolah.. Pastinya budi sangat percaya diri akan kemampuannya kan? hari kompetisipun dilaksanakan budi yang dengan percaya diri mengerjakan soal-soal tanpa rintangan yang berarti, dan hasilnya pun keluar ternyata budi adalah juara harapan 3.. Dia pun sedih.. karena menganggap dia bisa menang.. tetapi kenyataannya tak sesuai. Yaaa budi hanya meratapi nasib...tak lama pak anton datang dan menasihati budi ''Budi kamu memang pintar dalam matematika tetapi ingat diatas langit masih ada langit'' Budipun mengangguk. Setelah kejadian itu budi belajar lebih keras.. dan akhirnya ada kompetisi matematika antar kota. Budipun ikut. lalu tibalah hari dimana budi berkompetisi dengan yang lain, berbeda dengan kompetisi pertama kali ini dia lebih serius,lebih mamandang tinggi para peserta,dan,lebih berhati-hati. dan ternyata saat hasilnya keluar ''Pemenangnya Adalah BUUDII''
Yaaa. dia pun akhirnya berhasil memenangkan kompetisi matematika. bahakan dengan jangkauan yang lebih luas yaitu antar kota..disinilah manfaat kegagalan. kalian bisa bayangkan bukan bagaimana jadinya budi jika menang di kompetisi antar sekolah. Yaaa dia tidak menganggap saingan-saingannya adalah saingan yang berarti karena merasa kepintarannya sudah diatas rata-rata.. (Tak ada perubahan).

Maka,kesimpulan dari cerita diatas adalah:
''KEGAGALAN ADALAH SEBUAH PENGALAMAN,DAN PENGALAMAN ITU BISA MENUNTUN SESEORANG UNTUK MENJADI ORANG YANG LEBIH BAIK''



Tidak buruk bukan,Kegagalan ibarat buah durian yang luarnya Tajam,dan, tak berbentuk menarik.
Tetapi jika kita buka duriannya maka barulah kita mengetahui kelezatan buahnya.

Jumat, 15 Juli 2011

Batu..

Sudah lama sekali saya tidak memposting... Udah berapa lama ya..? (Gak ngitungin).
Ok udah cukup basa-basinya let's look at point @_@:

-Saya sering melihat orang-orang menganggap sebuah cobaan adalah sebuah malapetaka. Apakah anda masuk orang yang seperti itu? jika iya ubahlah dari sekarang! karena musibah/cobaan/kegagalan/Dsb. Adalah sebuah langkah kita untuk mencapai sebuah keagungan diri. Apakah kalian telah memiliki Jati diri? bagi yang telah menemukan ''Jati Diri'' entah kalian sadar atau tidak kalian bisa menemukan jati diri karena sebuah Kegagalan. Banyak juga yang berkata ''Kegagalan Adalah Awal menuju Sukses'' Tapi memang benar sih.. tapi bukan itu yang akan saya jelaskan.. anggap hidup ini sebuah air.. karena kita gagal, anggap kita berada di sebuah saluran air yang kecil (Malang Amet sih.. T_T). Bagaimana keadaan airnya pasti tetap mengalir bukan tapi bayangkan jika ada sebuah batu yang besarnya pas dengan saluran air menghalangi jalan air! Pasti air itu akan berhenti bukan? nah disitulah nasib kita dipertaruhkan apakah kita akan menyerah pada batu itu dan terhenti sampai situ saja. Atau mau melampaui Batu tersebut? Disanalah terletak sebuah Tekad kita.. Apakah kita orang yang memiliki tekad lemah? Atau kita termasuk orang yang memiliki tekad kuat? Nah jika tekad kita kuat pasti kita takkan menyerah karena batu yang benar-benar membuat kita tak bisa melewatinya (Harapan itu Ada kok!) coba bayangkan kenapa bisa terjadi banjir? Karena ada yang menyumbat jalan dari air bukan? Nah mereka akhirnya keluar dan bebas satu per satu. Contoh gampangnya di saluran air yang saya Gambarkan terhalang oleh batu nah jika kalian memiliki tekad tinggi kalian takkan tergoyahkan karena penghalang tersebut justru kalian akan lebih mengumpulkan tenaga kalian dan akhirnya bisa melampaui batu tersebut dan melanjutkan aliran hingga ke Samudra yang Luas (LOH?) intinya:

''JANGAN MENGANGGAP BATU ADALAH PENGHALANG TAPI ANGGAPLAH BATU SEBAGAI SEBUAH PIJAKAN UNTUK MEMBUAT KITA MENCAPAI SEBUAH KEJAYAAN TERBESAR YANG AKAN KITA DAPATKAN' KELAK''

Pesan saya: Jangan putus asa dengan sebuah cobaan yang menurutmu tidak mungkin kamu selesaikan.. jika kalian punya tekad seperti air yang terus mengalir maka kalian takkan terhentikan untuk mencapai tujuan kalian Yaitu Samudra Yang Luas...

(Semoga kalian bisa mengerti maksud saya.. yang tulisannya agak berbelit-belit)

Selasa, 28 Juni 2011

Kerja keras

Hahaaha sudah lama tidak posting... akhirnya posting lagiii.. ok. kita lagsung to the point aja..

Kita sering mendengar perkataan orang-orang sukses ''Tidak ada keberuntungan yang ada kerja keras''
tapi jika difikir memang benar sih..  contoh sehari-hari:
B:Waaahhh Ada lowongan kerja jadi sales
A:Saya tidak bisa Marketing saya gak bakat jadi sales lagipula saya orangnya kurang beruntung
B:Yaaaahh jangan begitulah yang penting kerja 'kan?
A:Tapi.. jika saya tidak bisa bagaimana.. Kamu fikir mudah membuat orang lain nurut untuk membeli produk yang kita jual
B:Yaaaah sudahlah,padahal kesempatan


begitulah.. padahal hanya dibutuhkan keterampilan berbicara saja... Dan bisa mengulur waktu agar terjadi kesepakatan.. jika seandainya kita malu.. Jangan Harap Jadi Orang Penting..
karena semua dibuthkan kepercayaan diri! kamu harus percaya diri kamu, bahwa kamu bisa melakukan pekerjaan seperti itu.. Walaupun kita malu... tetapi yang terpenting adalah kepuasan batin tersendiri.. karena saya yakin masih banyak manusia di dunia ini yang masih Gengsi.. makanya menjadi sebuah kebanggaan jika bisa melakukannya... Lagipula lebih baik sekarang daripada nanti! Pilih mana? Sekarang senang/besok menderita atau Sekarang menderita/besok Senang.. karena tak ada semua kesuksesan yang dapat diraih tanpa berusaha,kerja keras, juga kepercayaan diri..  ada juga pepatah mengatakan ''BERSUSAH-SUSAH DAHULU,BERSENANG-SENANG KEMUDIAN''
 saya mengingatkan pada anda semua..ingatlah kunci kesuksesan berusaha,kerja keras, juga kepercayaan diri. coba saja tanya orang-orang berhasil,jika tidak percaya... mereka pasti Berusaha sebelum Beristirahat, kerja keras jika belum mencapai Klimaks, juga percaya diri sebelum mereka bertindak...

Tanya Saja: